15 Juli 2026
Kotabumi – Menjadi seorang pendidik bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, tetapi juga membimbing dengan ketulusan dan membentuk karakter peserta didik. Pesan tersebut disampaikan oleh Tri Hariyati, M.Pd, Dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAI Ibnu Rusyd, melalui kampanye inspiratif bertajuk "Jadilah Pendidik yang Baik."
Dalam pesannya, Tri Hariyati, M.Pd menekankan bahwa keberhasilan seorang guru tidak diukur dari seberapa banyak materi yang disampaikan, melainkan dari kemampuannya menyentuh hati peserta didik serta membimbing mereka menuju pribadi yang berakhlak mulia dan berkarakter.
Pesan tersebut dituangkan dalam kutipan inspiratif:
"Mengajar itu bukan tentang siapa yang paling cepat memahami, tetapi siapa yang paling tulus membimbing. Karena yang kita sentuh bukan hanya otak mereka, tetapi hatinya juga."
Menurutnya, seorang pendidik memiliki amanah besar untuk menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan nilai-nilai kehidupan. Oleh karena itu, profesi guru menuntut dedikasi, kesabaran, kepedulian, serta keikhlasan dalam mendampingi setiap proses belajar peserta didik.
Sebagai salah satu program studi yang berfokus pada pendidikan anak usia dini, Prodi PIAUD STAI Ibnu Rusyd terus berkomitmen mencetak calon pendidik yang profesional, inovatif, dan berintegritas. Mahasiswa tidak hanya dibekali dengan kompetensi akademik, tetapi juga dipersiapkan untuk memiliki karakter pendidik yang humanis, komunikatif, serta mampu menjadi inspirasi bagi peserta didik di masa depan.
Melalui berbagai kegiatan akademik, praktik lapangan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, STAI Ibnu Rusyd memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan mengajar sekaligus membangun jiwa kepemimpinan dan pengabdian.
Kampanye "Jadilah Pendidik yang Baik" menjadi bagian dari komitmen STAI Ibnu Rusyd untuk menumbuhkan semangat generasi muda agar memilih profesi guru sebagai ladang pengabdian yang mulia. Seorang pendidik yang baik bukan hanya mencerdaskan peserta didik secara intelektual, tetapi juga membentuk akhlak, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta menjadi inspirasi dalam setiap langkah kehidupan mereka.
Melalui momentum ini, STAI Ibnu Rusyd juga mengajak lulusan SMA/SMK/MA untuk bergabung dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 dan menjadi bagian dari kampus yang berkomitmen melahirkan pendidik profesional, unggul, serta berlandaskan nilai-nilai Islam.
"Pendidikan yang berkualitas lahir dari pendidik yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga membimbing dengan hati."